ALHIRATECHNOLOGIES.COM : Toko Online Elektronik, Pen Muslim, Audio Digital, Jam Muslim dan CD/DVD Islami


Customer Service

SMS / Hotline
Telp : 0225233134
Whatsapp : 082121445511
Whatsapp : 081333488881
Whatsapp : 081333499991
Line Id : alhiratechnologies
Keranjang Belanja
Keranjang belanja Anda masih kosong. Selamat berbelanja.

Rekening Pembayaran
Testimonial

rhalumunium.com
Jam Meja Digital Azan Sholat 06 & Mesin Pintu Muslim. Telah diterima dengan baik, senin sore transfer rabu pagi sudah sampai, good job. Terima kasih



By Alhira Technologies  Article Published 18 November 2015
 
Dasar hukum itu semua adalah firman Allah ‘azza wa jalla:

الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَى جُنُوبِهِمْ

(Yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk atau dalam keadaan berbaring” (Q.S Ali Imran: 191)

Juga firman-Nya,

لِتَسْتَوُوا عَلَى ظُهُورِهِ ثُمَّ تَذْكُرُوا نِعْمَةَ رَبِّكُمْ إِذَا اسْتَوَيْتُمْ عَلَيْهِ وَتَقُولُوا سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ

Supaya kamu duduk di atas punggungnya kemudian kamu ingat nikmat Tuhanmu apabila kamu telah duduk di atasnya; dan supaya kamu mengucapkan, ‘Mahasuci Tuhan yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami’.” (Q.S Az-Zukhruf: 13)

Dan sunnah menjelaskan ini semua. Dari Abdullah bin Mughaffal –radhiyallāhu ‘anhu¬–, dia berkata:

رَأَيْتُ رَسُوْلَ اللّهِ صَلَّى اللّهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ يَوْمَ فَتْحِ مَكَّةَ وَ هُوَ يَقْرَأُ عَلَى رَاحِلَتِهِ سُوْرَةَ الفَتْحِ

Aku melihat Rasulullah sallallaahu ‘alaihi wa sallam pada hari Penaklukan Makkah, beliau membaca surat Al-Fath di atas kendaraannya.” (Muttafaq Alaih)[1]

Juga hadis ‘Aisyah Ummul Mukminin –radhiyallāhu ‘anhā- dia berkata:

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللّهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ كَانَ يَتَّكِئُ فِي حَجْرِيْ وَ أَنَا حَائِضٌ ثُمَّ يَقْرَأُ القُرْآنَ

Bahwasanya Nabi ﷺ pernah tiduran di pangkuanku dan aku sedang haid, beliau membaca Al Qur’an” (Muttafaq Alaih)[2]

Adapun membaca Al Quran sambil berjalan, hal ini dianalogikan dengan berkendaraan. Tidak ada perbedaan.

Faidah

Pada hadis ‘Aisyah –radhiyallāhu ‘anhā¬– ada petunjuk bolehnya membaca Al Quran di pangkuan seorang istri yang sedang haid atau nifas. Dan yang dimaksud dengan al-ittika` ‘bersandar’ di sini adalah meletakkan kepala di atas pangkuan.

Ibnu Hajar berkata, “Pada hadis ini ada isyarat bolehnya membaca Al Quran di dekat tempat yang di sana ada najisnya. Hal ini dikatakan oleh Imam An-Nawawi.”[3]

——————————————————————————-
[1] Diriwayatkan Al-Bukhari, (5034); dan Muslim, (794).
[2] Diriwayatkan Al-Bukhari, (297); dan Muslim, (301).
[3] Fathul Bari, (1/479)

Diketik ulang dari buku “Ringkasan Kitab Adab” Karya Fu’ad bin Abdul ‘Aziz Asy-Syalhub

Sumber Artikel muslimah.or.id



Related Article