ALHIRATECHNOLOGIES.COM : Toko Online Elektronik, Pen Muslim, Audio Digital, Jam Muslim dan CD/DVD Islami


Customer Service

SMS / Hotline
Telp : 0225233134
Whatsapp : 082121445511
Whatsapp : 081333488881
Whatsapp : 081333499991
Line Id : alhiratechnologies
Keranjang Belanja
Keranjang belanja Anda masih kosong. Selamat berbelanja.

Rekening Pembayaran
Testimonial

rhalumunium.com
Jam Meja Digital Azan Sholat 06 & Mesin Pintu Muslim. Telah diterima dengan baik, senin sore transfer rabu pagi sudah sampai, good job. Terima kasih



By Alhira Technologies  Article Published 11 January 2016
 
 
Anda penggemar sambal? Anda penggemar lauk bakaran, seperti ayam bakar dan sejenisnya? Makanan-makanan itu sangat sering kita temui dengan teman akrabnya, yaitu “lalapan”. Lalapan bisa bervariasi, yang sering digunakan antara lain kubis, kacang panjang, terong pokak (Jawa Timur), Leunca (Sunda), tomat, dan kemangi.

Kebanyakan kita mengira bahwa semua lalapan itu aman, ‘kan alami, apalagi ada anjuran ketika makan bakaran harus disertai makan lalapan untuk meminimalisir efek negatifnya. Tapi tahukah kita, tidak semua lalapan itu sehat dan aman lho..

Dalam sebuah paper penelitian milik Shiu, 2009 dengan judul “Solamargine induces apoptosis and enhances susceptibility to trastuzumab and epirubicin in breast cancer cells with low or high expression levels of HER2/neu”[3] dibuktikan bahwa makanan yang mengandung senyawa solamargine dapat meningkatkan kadar HER2, yang merupakan salah satu petanda timbulnya kanker payudara.

Lalu, senyawa solamargine itu terdapat dalam makanan apa saja ya?

Solamargine merupakan senyawa yang biasanya terdapat pada tumbuhan keluarga Solanaceae, seperti kentang, terong, tomat, dan terung-terungan lainnya.. Ternyata tanaman yang mengandung solamargine sering kita jumpai ya.. Bahkan sangat akrab dengan menu kita sehari hari.

Kalau begitu, pria aman-aman saja ya jika mengonsumsi tumbuhan yang mengandung solamargine, kan resikonyan kanker payudara ?. Perlu menjadi perhatian, bahwa kanker payudara tidak hanya menyerang wanita. Pria tetap berisiko mengidap kanker payudara, walaupun risikonya lebih kecil dari wanita.

Mengingat hidup di zaman sekarang yang penuh dengan polusi udara, dan paparan-paparan senyawa kimia, yang dapat menimbulkan radikal bebas, maka sudah seharusnya kita lebih berhati-hati dalam memilih makanan. Perlu diketahui bahwa radikal bebas, seperti asap kendaraan, limbah udara dari pabrik, asap rokok, makanan-makanan instan, merupakan sumber pemicu terbentuknya radikal bebas dalam tubuh kita. Ketika radikal bebas tersebut masuk dalam tubuh kita dan tubuh tidak mempunyai pertahanan diri yang bagus, maka radikal bebas tersebut akan menyebabkan timbulnya kanker.

Rasul –shallallaahu ‘alaihi wa sallam– bersabda,

عَنْ أَبِـيْ سَعِيْدٍ سَعْدِ بْنِ مَالِكِ بْنِ سِنَانٍ الْـخُدْرِيِّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّـى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : لَا ضَرَرَ وَلَا ضِرَارَ

Dari Abû Sa’îd Sa’d bin Mâlik bin Sinân al-Khudri –radhiyallahu ‘anhu, Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak boleh ada bahaya dan tidak boleh membahayakan orang lain.” (Hadits hasan, diriwayatkan oleh Ibnu Majah, Daruquthni, dan selainnya).

Maka dengan niatan mengamalkan hadits Rasul diatas, sebaiknya kita meminimalisir atau bahkan meninggalkan makanan yang mengandung solamargine tersebut. Masih banyak tanaman-tanaman lain yang Allah tumbuhkan, yang sehat dan aman untuk kita konsumsi. [1]

Bukankah Allah itu lebih mencintai mukmin yang kuat daripada mukmin yang lemah?

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : اَلْـمُؤْمِنُ الْقَـوِيُّ خَـيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَـى اللهِ مِنَ الْـمُؤْمِنِ الضَّعِيْفِ، وَفِـيْ كُـلٍّ خَـيْـرٌ ، اِحْـرِصْ عَـلَـى مَا يَـنْـفَـعُـكَ وَاسْتَعِنْ بِاللهِ وَلَا تَـعْجَـزْ ، وَإِنْ أَصَابَكَ شَـيْءٌ فَـلَا تَقُلْ: لَوْ أَنِـّيْ فَعَلْتُ كَانَ كَذَا وَكَـذَا ، وَلَـكِنْ قُلْ: قَـدَرُ اللهِ وَمَا شَاءَ فَعَلَ، فَإِنَّ لَوْ تَـفْـتَـحُ عَمَلَ الشَّيْطَانِ

Dari Abu Hurairah –radhiyallahu ‘anhu , beliau berkata, Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allâh Azza wa Jalla daripada Mukmin yang lemah; dan pada keduanya ada kebaikan. Bersungguh-sungguhlah untuk mendapatkan apa yang bermanfaat bagimu dan mintalah pertolongan kepada Allâh (dalam segala urusanmu) serta janganlah sekali-kali engkau merasa lemah. Apabila engkau tertimpa musibah, janganlah engkau berkata, ‘Seandainya aku berbuat demikian, tentu tidak akan begini dan begitu’, tetapi katakanlah, ‘Ini telah ditakdirkan Allâh, dan Allâh berbuat apa saja yang Dia kehendaki’, karena ucapan seandainya akan membuka (pintu) perbuatan syaitan”.[2]

Sumber Artikel www.muslimah.or.id



Related Article